5 Alasan Mengapa Orang Tetap Bepergian Kembali Ke Belanda

5 Alasan Mengapa Orang Tetap Bepergian Kembali Ke Belanda

5 Alasan Mengapa Orang Tetap Bepergian Kembali Ke Belanda – Belanda telah lama terkenal dengan ladang tulip yang indah, kanal romantis, dan kincir angin besar. Inilah yang menarik jutaan turis yang datang ke negara kecil itu setiap tahun untuk melihat hal-hal ajaib kecil yang kita kagumi. Namun, ada lebih dari ini untuk dijelajahi dan dialami sebagai turis. Dalam artikel ini, Anda akan menemukan 5 alasan mengapa orang, termasuk saya, terus bepergian kembali ke Belanda hanya untuk lebih mencintai dan mendambakannya.

5 Alasan Mengapa Orang Tetap Bepergian Kembali Ke Belanda

Dikenal Sebagai Negara seni

Belanda adalah tanah air dari banyak seniman terkenal, bahkan orang-orang dengan sedikit pengetahuan tentang seni pernah mendengar tentang Vincent van Gogh, Rembrandt, dan Frans Hals. Ada 75 museum di ibu kota kecil Amsterdam, termasuk beberapa yang paling signifikan seperti Museum Van Gogh, Rijksmuseum yang merupakan Galeri Seni Nasional, Museum Stedelijk yang didedikasikan untuk seni modern, dan Anne Frank House.

Seni juga dibuat terjangkau di Belanda, dengan banyak galeri publik terbuka untuk pecinta seni yang tidak mampu membeli karya seni yang mewah, menawarkan karya seni yang lebih murah dan kreatif oleh seniman dari seluruh dunia. http://idnpoker99.sg-host.com/

Arsitektur lama dan baru adalah struktur kompleks yang indah

Belanda juga merupakan rumah bagi banyak permata arsitektur yang tersebar di seluruh negeri. Beberapa tempat penting yang menakjubkan untuk dikunjungi karya seni adalah EYE Amsterdam, Cube Houses of Rotterdam, Van Nellefabriek (Warisan Dunia UNESCO), Museum Groningen, dan Blob di Eindhoven.

Sebagian besar karya seni besar ini memiliki tampilan yang cukup kontemporer berbeda dengan rumah-rumah tua khas yang melimpah di sepanjang berbagai kanal di sekitar kota-kota seperti Amsterdam, Rotterdam, dan Groningen. Ini mencakup keindahan klasik dan modern Belanda yang dilihat dari perspektif serbaguna.

Budaya sepeda bisa menyenangkan dan gila!

Sepeda simbolis adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan orang Belanda. Bahkan Perdana Menteri Belanda terlihat pergi bekerja dengan sepeda. Orang-orang dari berbagai profesi dan usia bepergian di kota-kota besar dan kecil hanya dengan dua roda. Baik penduduk lokal maupun wisatawan suka berkeliling dengan sepeda, untuk menjaga lingkungan tetap hijau, menghemat energi, dan mempermudah perjalanan.

Perlu diingat bahwa pengendara sepeda bisa benar-benar ‘gila’ di jalan, karena pengendara sepeda berpengalaman ini, sejak kecil, tahu cara menggulung roda dengan cepat sambil tetap mematuhi peraturan lalu lintas Belanda (misalnya, lampu lalu lintas untuk pengendara sepeda, lampu depan dan belakang pada malam hari, dll). Anda akan terbiasa setelah beberapa saat!

Pendidikan dan gaya hidup masyarakat

Orang Belanda tidak hanya dikenal karena kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar, tetapi juga pendidikannya. Hampir setiap anak muda fasih berbahasa Inggris, Jerman yang baik, dan bahasa Eropa lainnya juga karena studi universitas mereka sehingga bahasa tidak menjadi masalah bagi wisatawan di sini.

Orang Belanda juga dikenal ramah, lugas, berpikiran terbuka terhadap seksualitas, dan budaya yang berbeda. Namun, Anda harus ingat bahwa mereka bisa sangat bersemangat dalam mengungkapkan pendapat dan keyakinan.

5 Alasan Mengapa Orang Tetap Bepergian Kembali Ke Belanda

Kehidupan malam dan budaya pesta – kedai kopi

Orang Belanda tidak hanya tahu bagaimana mendidik diri mereka sendiri, tetapi juga tahu bagaimana berpesta! Negara ini merupakan hotspot populer karena distrik lampu merah dan kedai kopinya yang terkenal, tidak hanya di Amsterdam, tetapi banyak kota besar lainnya – terutama kota pelajar, seperti Rotterdam dan Groningen.

Anak-anak muda suka menghabiskan malam dengan berjalan-jalan di lusinan bar dan klub untuk berjalan-jalan di pub, bersantai di kedai kopi untuk menikmati percakapan dengan sesama perokok, atau hanya berjalan di jalanan yang berkedip-kedip menonton wanita setengah telanjang di balik jendela. Selama salah satu hari libur nasional terbesar, Hari Raja, orang-orang mengenakan kostum oranye saat berpesta baik di dalam maupun di luar ruangan di seluruh negeri.